Oleh: Fathiya Nazihah | 11 Agustus 2010

Tentang Sekeping Koin

Seperti dua sisi uang logam

Selalu berdampingan

bersisian

tapi tidak pernah bertemu

Tidak benar-benar terpisah

tapi juga tidak benar-benar bersatu

Akan selalu menghadap ke dua arah yang berlawanan

Sisi yang satu tidak mungkin ada tanpa sisi yang lain

Akan seperti itu selamanya

Kita hanya harus terima

Sebuah koin tetaplah sebuah koin

Kecuali ada yang meleburnya menjadi cincin sempurna

yang tak berawal dan tak berakhir

=) =) =) =) =)


Responses

  1. malah inget harry potter 7, yang pintu asrama ravenclaw nanya, mana yang lebih dulu, phoenix atau apinya =D

    • Hla? Apa hubungannya, anyway?
      Ntu pertanyaan sama kek, duluan mana telor ma ayam? hahaaa …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: