Oleh: Fathiya Nazihah | 25 Mei 2009

Lagi Lagi

Lagi


Hanya dari jauh

Kali ini lebih jauh


Tapi dekat

Lebih dekat dari kali itu


Sama

Juga beda


Tetap bukan di sampingku


Di samping yang di sana

Nampaknya


Lagi


Terlambat sadar

Sadar saat sudah terlambat


Bisa apa?


Diam


Hanya diam

Masih diam

Tetap diam


Lagi


Tidak berubah


Berbahagialah dengan baik

saat ia bahagia


Walau selalu ada dua sisi berlawanan,

bukan tidak mungkin terasa bersamaan


Kenapa?


Karena tak berani

yang samar menjadi jelas


Biar ia mengerti

dengan caranya sendiri


Responses

  1. pertamax….

    bgs, gw suka..

    kata2nya…

    tulis perbait donk… yg sekarang cape scrooll ke bwhnya hehe

  2. Diam….dan diam…….
    Saya komen lho..bukan diam, hehehehe
    Salam………………….

    • @indra1082
      Makasih atas kediamannya …
      Eh, komennya …
      heheE …
      Saya link yaa …

  3. Kalo nggak ngerti-ngerti juga, gimana? Atau mengerti tapi malah menjauh? `-_-

  4. Tyas jgn terlalu banyak curhat ya di blogg>>!!!
    (hehe)

    • @Decy89
      Curhat?
      HohohoO …
      Not always …

      Gak semua puisiku (pantes disebut puisi gak, ya???) tueh curhat mulu …
      Bisa juga hasil pemikiran … (duileeee …)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: